Tanaman porang atau biasa disebut dengan iles-iles beberapa waktu yang lalu menjadi viral di masyarakat indonesia, tanaman ini dulunya sangat diacuhkan dan tidak dilirik sama sekali serta dianggap tanaman penganganggu yang membuat semak di perkebunan, kini setelah banyak yang tahu akan manfaat tanaman tersebut kini banyak dilirik menjadi primadona di indonesia. Bahkan tanaman yang populer ditengah masyarakat indonesia, kini berlomba-lomba ingin menanamnya karena dinilai jual beli yang sangat tinggi serta dapat di ekspor ke negara-negara di asia.
Tanaman yang termasuk umbi-umbian ini atau bahasa latinnya Amorphophallus Muelleri memiliki ciri-ciri batangnya berdiri tegak lurus menjulang tinggi ke arah matahari, bisa mencapai 1-2 Meter, tangkai daunnya tunggal berwarna hijau kehitaman, ada bercak-bercak dibatang, sangat halus bila diraba, bila berbunga tersusun majemuk diatas tongkol batang serta banyak ditanam didalam hutan baik di pinggir sungai maupun disemak-semak belukar.
Setelah mengenal cara membudidayakan dan memelihara porang, tanaman ini membutuhkan waktu yang agak cukup lama bila ingin memanennya, kira-kira hingga 2-3 tahun lamanya. Kini tanaman yang dijadikan primadona ini banyak dijual dalam keadaan basah maupun kering, jenis-jenis porang yang bermacam-macam di indonesia serta sangat subur ditanam di indonesia dengan curah hujan dan paparan sinar matahari banyak investor-investor asing meninjau serta mahasiswa-mahasiswa yang daru luar daerah mencoba melakukan penelitian maupun sekedar beeburu umbi-umbi tersebut yang kaya akan manfaat.
Tanaman porang tidak hanya dijadikan produk makanan saja yang bisa dijadikan keripik atau olahannya lainnya. Manfaat porang/iles-iles ini di bidang kesehatan maupun industri banyak mengandung glukoma pada tepung umbinya, mengandung cukup karbohidrat dijadikan produk industri olahan seperti kue, lem, kosmetik, mie, minuman dan lain sebagainya serta menjadikan sumber alternatif pengganti tepung pada umumnya.
Porang atau iles-iles ini ternyata sangat baik untuk kesehatan jantung, darah tingggi, diabetes, kolesterol, meningkatkan daya tahan tubuh, kanker usus, obesitas dan lain sebagainya karena tanaman ini memiliki sifat fungsional yaitu hipoglekemik dan hipokolesterolemik yang diperlukan oleh tubuh.


